Jaga jarak aman selama pandemi covid

Pandemi Covid-19 mengharuskan kita untuk berdiam diri di rumah. Menerapkan physical distancing pun menjadi salah satu cara efektif untuk melindungi diri dari paparan virus corona SARS-CoV-2.

Hanya saja, beberapa orang mungkin tetap harus bepergian ke luar rumah, seperti pekerja harian atau saat harus berbelanja kebutuhan dapur.

Dalam kondisi ini, jarak aman penting untuk diperkirakan agar bisa terhindarkan dari virus corona baru.

Berapa jarak aman saat keluar rumah di tengah pandemi corona?

Menurut CDC dan seorang ahli epidemiologi di Temple University, 6 kaki (sekitar 2 meter) disebut sebagai jarak aman minimal untuk turunkan risiko penularan.

Petunjuk aman saat keluar rumah

Selain jarak aman 2 meter saat bepergian di atas, kita juga bisa menerapkan protokol keluar rumah untuk turunkan risiko penularan Covid-19.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia telah merilis Protokol Petunjuk Aman Saat Keluar Rumah. Hal yang harus diperhatikan, yakni:

  • Pakai jaket atau baju lengan panjang
  • Tidak perlu memakai aksesori, seperti gelang, cincin, atau anting
  • Kenakan masker
  • Usahakan untuk tidak menggunakan transportasi umum
  • Gunakan tisu di jari untuk menyentuh permukaan apa pun
  • Terapkan etika batuk atau bersin yang benar, seperti menggunakan siku bagian dalam untuk menutup mulut
  • Usahakan bertransaksi dengan uang non-tunai
  • Senantiasa mencuci tangan, atau gunakan hand sanitizer setelah menyentuh benda dan permukaan apa pun
  • Tidak menyentuh wajah sampai tangan benar-benar bersih
  • Jaga jarak aman dengan orang lain, yakni minimal 2 meter menurut CDC

Komentar

Posting Komentar